Menangis dan Menyalahkan Tuhan
Aku minta maaf atas ledakan emosi dan tuntutan doa yang memaksa beberapa kali.
kepada Tuhanku.
Aku yang masih ababil di usia yang sebentar lagi kepala 4. (kalo panjang umur.)
aku malu tidak bisa sedewasa teman lain karena faktor lingkungan yang cukup menyeramkan.
atau tidak sekuat orang lain yang cobaannya lebih berat dari pada cobaanku.
Tapi inilah aku. yang bisa hidup sampai sekarang berkat bantuan Tuhan.
semua karena pertolongan Allah.
semoga aku dijauhkan terus dari rasa takut. dan selalu dibahagiakan
Komentar
Posting Komentar